Feeds:
Posts
Comments

Archive for January 23rd, 2010

Film ini menceritakan tentang persahabatan seorang manusia dengan vampir. Jadi tersebutlah ada sebuah kota (fiksi, tentunya) bernama Mallepa di daratan Cina. Kota tersebut adalah kota yang penuh kejahatan dan banyak imigran miskin Jepang yang tinggal di sana. Contohnya Sho, seorang bocah cilik yang pada suatu hari mencoba untuk mencuri uang dari seorang pria bersama kakaknya, Shinji, dan sahabatnya, Toshi. Pencurian yang mereka lakukan malah berbalik menjadi mereka yang terancam oleh pria yang mereka curi tersebut. Pria tersebut memegang pistol dan berhasil melukai kaki Shinji. Namun, mereka akhirnya selamat karena pria tersebut kemudian dibunuh oleh seorang misterius yang sedang diam di tempat mereka diam tadi. Bukan hanya dibunuh saja, tapi juga dihisap darahnya. Sho yang melihat kejadian tersebut bukannya takut, ia malah akhirnya bersahabat dengan pria bernama Kei (diperankan Hyde) tersebut yang ternyata seorang vampir.

Sho (diperankan GACKT ) pun tumbuh dewasa. Bersama Kei dan Toshi (Yamamoto Taro), ia sering melakukan pencurian-pencurian (yang dilakukan pada orang jahat) dengan kedok pengantar pizza (yg dilakukan oleh Toshi, jadi mereka mengantarkan pizza yang dibubuhi obat tidur supaya mereka bisa mencuri). Suatu hari, mereka bertekad mencuri pada sebuah kelompok. Di sana, mereka bertemu dengan Son (Lee-Hom Wang), pria pribumi yang datang untuk membunuh ketua kelompok itu karena  ketua kelompok itu pernah memperkosa adiknya. Karena itulah, bekerjasama dengan Son, Kei dan Sho terlibat baku tembak dengan orang-orang kelompok itu. Setelah baku tembak tersebut selesai, Sho dan Kei bersahabat dengan Son. Mereka juga dikenalkan Son pada adiknya, Yi Che, wanita manis yang menolak untuk berbicara. Sho kemudian jatuh cinta pada Yi Che, sementara Yi Che sendiri tampaknya menyukai Kei.

Indahnya persahabatan mereka sayangnya hanya dirasakan dalam waktu singkat. Ada dua orang yang ternyata dendam pada Sho dkk. Hal itu membuat Toshi terbunuh, dan pada saat itu Kei akhirnya terpaksa menolong dan membunuh dua orang tersebut, serta menghisap darah keduanya. Hal itu dilihat Son dan Yi che, hingga jati dirinya sebagai vampir ketahuan. Beberapa tahun berlalu sejak kejadian itu, Sho menjadi seorang mafia besar dan menikah dengan Yi Che, dan mempunyai anak yang manis bernama Hana. Son menjadi anak buah seorang mafia lokal yang ternyata merupakan kelompok yang membunuh Toshi, hal itu membuat pertemanan Sho an Son jadi renggang. Kei sendiri ditahan di sebuah penjara yang jauh dari Mallepa. Lalu, apa yang akan terjadi pada mereka? Ayolah ditonton aja.

My Opinion:

Sulit untuk tidak menilai film ini secara subjektif. Secara ya *alah, secara*, dulu (pertama nonton waktu SMP) saya tergila-gila sama film ini, mungkin disebabkan oleh rasa cinta saya pada Hyde yang begitu besar. Iya jadi kelebihan film ini adalah dengan memasangkan dua bintang J-Rock yang sangat terkenal di Jepang, yaitu Hyde, vokalis L’Arc~en~Ciel, dan GACKT. Sehingga film ini banyak menarik minat fans bishounen tersebut.

Dari segi cerita, film ini mungkin gak beda dengan film gangster-gangster lainnya (tapi film ini masih ¼ film gangster) dengan bumbu persahabatan, romantisme, dan lain-lainnya. Secara keseluruhan sih cukup menghibur, meskipun ada beberapa (sedikit sih) bagian yang membosankan. Adegan baku tembak (saat pertama kali bertemu Son) itu keren. Adegan baku tembak yang terakhir juga keren. Trus, adegan saat Toshi terbunuh juga cukup mengharukan dan pernah bikin saya nangis waktu menontonnya.

Sebagai debut, Hyde dan Gackt menampilkan akting yang cukup baik. Dan Hyde itu image-nya memang COCOK dengan vampir (jangan-jangan dia vampir beneran lagi, mengingat keawetmudaannya *alah*). Jadi saya merasa dia pas sekali memerankan Kei, vampir yang menurut saya jauuuuh LEBIH KEREN dan LEBIH HOT dari Edward Cullen. Apalagi ya emang pada dasarnya saya dulu ngefans abis-abisan sama Laruku dan amat memuja om satu itu, hehe. Menarik melihat perasaan-perasaan Kei, di mana sebagai vampir berarti ia abadi, tidak akan pernah bertambah tua dan tidak bisa mati (kecuali kalau kena matahari), dan hal itu membuatnya menderita karena membayangkan suatu hari Sho dan yang lainnya bertambah tua dan mati, sedangkan dia tetap hidup dan menderita. Kalo untuk Gackt sih, saya gak bisa ngomong banyak, tapi film ini juga tentunya akan memuaskan para penyuka YAOI karena memasangkan Hyde dan Gackt. Apalagi selama pembuatan film ini, banyak isu yang mengatakan kalo GACKT itu naksir berat sama Hyde. Udah gitu mereka bikin photo-book bareng lagi!

Selain mereka berdua, yang gak boleh dilupakan adalah Yamamoto Taro yang tampil sebagai Toshi. Berbeda dengan perannya di film lain, seperti saat ia jadi Kawada yang kuat di Battle Royale, di sini ia digambarkan paling lemah dan paling ceria. Lee Hom Wang (artis Taiwan (?) yang merupakan penyanyi terkenal) pun tampil memikat (dan ngomong-ngomong dia pun GANTENG ya). Zeny Kwok sebagai Yi Che pun cukup baik memerankan Yi Che yang tidak pernah bicara.

Endingnya cukup manis buat saya. Penampilan cameo Anne Suzuki (sebagai Hana besar) lumayan memberi warna pada film ini meskipun hanya tampil sebentar.

Segitu aja review-nya. Untuk penggemar Hyde dan GACKT (serta Lee Hom) sangat disarankan untuk menonton film ini. Untuk yang bukan, boleh juga buat nonton meskipun mungkin kalo bukan penggemar Hyde / Gackt film ini mungkin tidak akan terlihat menarik (tapi bisa jg jadi menarik kok *alah plin plan*). 3, 5 bintang deh.

Nb 1: Yaoi itu hubungan antara cowok dengan cowok. Ssst, jangan mikir yang aneh-aneh dulu. Hyde dan Gackt ini yaoi-nya akibat persepsi fans sih. Banyak sekali cewek pecinta yaoi, dan band / boyband Jepang itu sering jadi sasaran mereka. Apalagi karena cowok-cowok Jepang itu (seperti Hyde dan GACKT) cantik-cantik, sehingga hubungan sesama jenis terlihat jadi manis. Tapi kebanyakan itu fans yang melebih-lebihkan (tapi siapa suruh si Gakuhai (Gackt+Haido / Hyde) itu suka ngasih fanservice!)

Nb 2: Jangan dilupakan kalau KANATA HONGO main di film ini sebagai Sho kecil. Kanata Hongo di sini masih mungil dan IMUT sekali. Wuiiih, pengen bawa pulang deh (dan sekarang dia udah gede-nya tambah berkilau dong) :p

My Rating: 3,5 / 5

Read Full Post »