Feeds:
Posts
Comments

Archive for June 22nd, 2010

“Buat apa susah, buat apa susah, lebih baik kita bergembira” – yak, mungkin itulah prinsip hidup yang dianut oleh Poppy (Sally Hawkins), seorang guru sekolah dasar berusia 30 tahun yang selalu riang dan gembira dalam menjalani kehidupannya. Senyum dan cengiran selalu menghiasi wajahnya. Kemana pun ia pergi, ia selalu menyebarkan aura keceriaan kepada semua orang, bahkan kepada orang-orang yang tidak dikenalnya. Meskipun kadang-kadang hal tersebut dianggap annoying (oleh orang-orang yang belum mengenal Poppy), Poppy tetap ceria tanpa ada rasa murung sedikit pun pada dirinya.

Film ini bercerita tentang bagaimana Poppy menjalani hidupnya, di mana ia harus menghadapi orang-orang yang tidak sama seperti dirinya, contohnya Scott (Eddie Marsan), guru menyetir Poppy yang sangat pemarah dan gampang meledak-ledak. Segala masalah selalu dihadapinya dengan ceria (seperti ketika sakit pinggang, ketika diobati ia malah tertawa-tawa). Lalu, apa yang akan terjadi pada Poppy selanjutnya? Apakah keceriaannya tersebut akan selalu membawa dampak positif bagi orang-orang di sekitarnya? Tonton aja deh.

Film ini adalah tipe film yang ceritanya disetir oleh karakter utamanya. Keceriaan serta sikap positif Poppy lah yang dijadikan tema utama film ini. Sally Hawkins berperan baik sebagai Poppy yang selalu ceria dan optimis dalam memandang hidupnya. Tapi, menurut saya, karakter ini tidak lovable-lovable amat seperti yang banyak orang bilang, ada beberapa hal yang membuat saya agak kesel juga sama karakter ini (dan untuk jenis karakter ceria-positif seperti ini, saya masih lebih suka karakter Rika Akana dari Tokyo Love Story), tapi ya gak terlalu mengganggu juga sih. Selain Sally Hawkins, aktor Eddie Marsan yang berperan sebagai Scott juga berakting sangat baik di film ini, kadang saya sering agak takut sendiri melihat kegalakannya yang luar biasa ini.

Setiap film pasti memiliki tujuan sendiri. Film ini sendiri menurut saya bertujuan agar penonton mencontoh sifat Poppy yang selalu memandang hidupnya dengan positif dan optimis. Di dunia yang sesinis ini, mungkin karakter seperti Poppy ini akan sulit ditemukan dari sekian banyak manusia di dunia, dan mungkin karakter seperti ini akan dianggap munafik oleh sebagian orang. Tapi, apa yang salah dengan memandang dunia dengan positif? Daripada terus-terusan sinis memandang dunia yang malah bisa bikin capek sendiri, lebih baik melakukan seperti apa yang dilakukan Poppy bukan? Ceria menjalani hidupnya dan segala hal tidak dianggap sebagai beban. Namun, di bagian akhir Poppy menyadari, bahwa keceriaan dan sikap positif yang dimilikinya tidak selalu bisa menyenangkan hati orang lain, yang menurut saya sangat wajar karena sebagai manusia kita tidak bisa memenuhi kebutuhan semua orang bukan? Tapi bagi Poppy, hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk merubah sikapnya, karena pasti ada juga orang yang mendapat pengaruh positif dari sikapnya tersebut 🙂

Memorable Quotes:

Poppy: What can I give up?

Zoe: You could give up being too nice. Seriously, you can’t make everyone happy.

Poppy: There’s no harm in trying, though, is there? Bring a smile to the world.

Rating : 1 2 3 4 5

Advertisements

Read Full Post »