Feeds:
Posts
Comments

Archive for December 18th, 2010

[MOVIE] Mary and Max (2009)

Persahabatan bisa tumbuh melalui cara apa pun. Persahabatan juga tidak memandang umur ataupun jarak. Mary (disuarakan Toni Collette), seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang tinggal di Australia, bisa bersahabat dengan Max (disuarakan Philip Seymour Hoffman), seorang pria paruh baya berusia 44 tahun yang tinggal di Amerika. Hal itu berawal ketika Mary yang penuh rasa ingin tahu ingin mengetahui darimana bayi muncul jika di Amerika (yang ia tahu di Australia bayi muncul dari kaleng cola *tentu saja ia dibohongi* :D), dan ia lalu memilih sebuah alamat secara acak dari buku telepon, untuk dikiriminya surat yang berisikan pertanyaan tersebut. Adalah Max Jerry Horovitz, orang yang tanpa sengaja dipilih oleh Mary. Berawal dari sebuah surat itu, persahabatan mulai tumbuh di antara keduanya. Meskipun usia mereka jauh berbeda, mereka memiliki banyak kesamaan, di antaranya mereka sama-sama menyukai coklat dan suka menonton serial tv berjudul The Noblets. Namun, persamaan yang paling mendasar di antara mereka yang membuat mereka merasakan kedekatan batin serta perasaan senasib adalah: mereka sama-sama tidak punya teman. Mary yang memiliki tanda lahir di dahinya yang berwarna seperti kotoran selalu menjadi sasaran bullying serta ejekan teman-temannya. Sementara Max, dia menderita asperger syndrome yang membuatnya sulit mengartikan ekspresi orang-orang di sekelilingnya serta sulit mengekspresikan perasaannya kepada orang lain, sehingga ia menjadi terkesan antisosial. Padahal Max sangat menginginkan memiliki teman yang benar-benar nyata, yang bukan hanya khayalannya saja. Karena itu, surat dari Mary menjadikan Mary menjadi satu-satunya teman yang ia miliki, dan persahabatan pena tersebut kemudian terjalin selama kurang lebih 20 tahun. Namun, dalam sebuah persahabatan, tentunya akan selalu ada masalah yang menghiasi. Sebuah masalah muncul dan membuat Max merasa marah dan kecewa pada Mary. Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah persahabatan mereka akan tetap bertahan? Apakah suatu saat Mary akan bertemu Max secara langsung?

Mary and Max adalah film animasi claymation (atau clay animation, animasi yang menggunakan clay / tanah liat) yang disutradarai oleh sutradara asal Australia bernama Adam Elliot. Menurut saya, film ini deeeeep banget (baca: dalem). Film ini adalah salah satu film animasi paling berkesan yang pernah saya tonton. Ceritanya sederhana saja, tentang persahabatan. Namun, persahabatan dalam film ini digambarkan dengan tidak biasa, yaitu dengan menggunakan tokoh anak kecil dan orang dewasa yang terpaut umur cukup jauh dan juga berbeda benua. Namun, meskipun mereka tidak pernah bertemu, kita dapat merasakan dalamnya persahabatan di antara mereka. Seperti kata taglinenya yang berbunyi “Sometimes perfect strangers make the best friends”, melalui film ini kita ditunjukan bahwa orang yang awalnya terasa asing bagi kita bisa saja menjadi orang yang paling mengerti diri kita.

Yang menjadi kekuatan film ini memang jalan ceritanya yang sangat menarik serta dialog-dialog yang ada dalam surat-surat Mary dan Max (selain itu narasinya juga sangat mendukung). Saya sukaaaa banget dialog-dialog di antara mereka, bagaimana Mary yang polos menanyakan berbagai macam pertanyaan yang terkesan kurang penting (namun khas anak-anak) kepada Max, dan bagaimana Max menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Beberapa unsur humor diselipkan di sini (namun lebih banyak humor satir), dan film ini berhasil membuat penonton merasakan berbagai macam emosi mulai dari senang, sedih, terharu, dan sebagainya. Film ini juga memiliki pesan yang sangat bagus dan tidak terkesan menggurui, bahwa jika kita ingin diterima atau disukai oleh orang lain, yang harus kita lakukan pertama-tama adalah dengan menyukai diri kita sendiri dulu.

Meskipun film animasi, film ini jelas bukan untuk anak-anak. Film ini banyak menggunakan warna-warna gelap yang membuat suasana film ini terasa suram dan tidak menyenangkan, sehingga tidak cocok untuk ditonton anak-anak. Selain itu, ada beberapa dialog yang rasanya tidak pantas untuk didengar anak-anak (misalnya dari surat yang ditulis Max). Namun, saya sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton oleh para penyuka film, terutama penyuka film animasi atau penyuka film-film dengan tema yang cukup ‘dalem’. Mary and Max adalah salah satu film tentang persahabatan terbaik yang pernah saya tonton. Film ini mengajarkan kita arti persahabatan yang sesungguhnya.  4,5 bintang 🙂

Rating : 1 2 3 4 4,5 5

Advertisements

Read Full Post »