Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘abigail breslin’

“This place is so dead”

Jika kamu ingin menonton film yang bisa membuatmu ketakutan sekaligus tertawa, maka kamu harus menonton film satu ini. Zombieland adalah sebuah film komedi-horror yang sangat menyenangkan. Film ini bercerita tentang Amerika, yang sekarang keadaannya sudah tidak sama lagi karena adanya sebuah wabah ‘zombie’ yang menjadikan negara itu dipenuhi mayat hidup yang juga senang memakan daging manusia. Bisa dibilang hanya sedikit manusia yang tersisa di Zombieland, salah satunya adalah Columbus (bukan nama sebenarnya, diperankan oleh Jesse Eisenberg), yang berhasil bertahan dari serangan para zombie karena mengikuti aturan yang dibuatnya sendiri. Dalam perjalanannya ke rumah orang tuanya di Ohio, ia bertemu dengan Tallahassee (juga bukan nama sebenarnya, diperankan oleh Woody Harrelson), seorang pria yang dari luar kelihatan menyeramkan namun sebenarnya memiliki hati yang lembut (ini kelihatan dari saat ia menceritakan tentang ‘puppy’nya yang sudah meninggal). Mereka berdua lalu memutuskan untuk pergi bersama. Ketika mereka berdua masuk ke sebuah toko makanan, mereka bertemu dengan dua orang lagi manusia yang bertahan dari serangan zombie, yaitu kakak beradik perempuan yang juga merupakan seorang penipu, sebut saja nama mereka Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Abigail Breslin). Akhirnya setelah melalui beberapa hal, keempat orang ini memutuskan untuk pergi bersama, mengikuti tujuan Wichita dan Little Rock ke Pacifik Playland, sebuah amusement park yang diduga bebas zombie. Mengingat karakter mereka sangat berbeda dan mereka tidak saling mempercayai, apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah mereka akan selamat dari serangan zombie-zombie kelaparan tersebut? Tonton aja deh :p

 

Fun and entertaining! Itu pendapat saya setelah menonton film ini. Film ini sudah sangat menghibur bahkan sejak detik pertama film ini dimulai dan sampai film ini berakhir. Openingnya yang menampilkan zombie-zombie yang mengejar manusia dengan cara slow motion itu benar-benar memancing tawa. Begitu juga dengan sederet adegan-adegan lainnya. Film ini hadir dengan narasi cerdas dari sang tokoh utama, Columbus, dan itu menambah nilai plus film ini karena saya selalu suka sama film yang ada narasi-nya 🙂

Humor-humor yang ada dalam film ini memang menjadi kekuatan utama dari film ini. Humornya sangat pas, gak berlebihan dan gak slapstick. Namun, film ini tidak hanya berakhir menjadi lucu saja. Ada beberapa hal yang juga menyeramkan, misalnya penampilan para zombie itu yang selalu bikin saya bergidik setiap melihatnya (apalagi kalo zombie itu lagi ‘ngegigit’ orang).

Untuk akting, saya suka akting semua pemainnya. Jesse Eisenberg (entah kenapa liat orang ini saya jadi inget sama Michael Cera) sangat cocok memerankan Columbus, seorang nerd yang juga agak penakut (dan lebih takut pada badut dibanding pada zombie). Rules dalam menghadapi zombie buatannya pun menjadi salah satu yang membuat film ini jadi hidup. Tapi yang paling saya suka karakternya (serta aktingnya) di sini adalah Tallahassee yang diperankan oleh Woody Harrelson. Karakter ini gila banget!! Dari luar keliatannya menyeramkan dan senang membunuh zombie, tapi sebenarnya hatinya baik dan lembut. Apalagi dia punya sebuah misi yang benar-benar bikin saya ngakak, yaitu mendapatkan Twinkies, sebuah merk makanan kecil yang saat itu sudah sangat langka dan sulit ditemukan. Kedua kakak beradik Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Abigail Breslin) pun, meski perannya kalah menonjol dibanding karakter Columbus dan Tallahassee, juga berakting baik di film ini. Cuma saya kecewa karena Abigail Breslin aktingnya gak seistimewa aktingnya di Little Miss Sunshine, tapi di sini dia tetap menampilkan akting yang bagus kok. Jangan dilupakan keberadaan Bill Muray yang menjadi cameo di film ini sebagai dirinya sendiri. Adegan yang melibatkan dirinya adalah salah satu adegan terkocak di film ini 😀

Film ini juga tidak hadir sebagai sekedar film lucu saja. Banyak yang bisa kita ambil dalam film ini, contohnya adalah tentang mempercayai orang lain. Keempat karakter ini pada awalnya tidak saling mempercayai, terbukti dengan masing-masing dari mereka yang tidak memberitahu nama aslinya dan memakai nama samaran. Namun pada akhirnya mereka dapat bersatu dan menciptakan sebuah ‘keluarga’ baru. Melalui film ini juga kita belajar untuk menghadapi dan melawan rasa takut, seperti yang terjadi pada Columbus yang berusaha untuk menghadapi rasa takutnya pada badut (yang di film ini badutnya adalah zombie juga). Well, secara keseluruhan ini adalah film yang bagus dan menghibur. Recommended dan sayang banget buat dilewatkan! Saya kasih 4 bintang 🙂

Rating : 1 2 3 4 5

Read Full Post »

Film ini adalah salah satu film yang sangat berkesan buat saya. Nontonnya udah lama, waktu SMA, dan sampe sekarang masih sering saya tonton ulang. Buat saya film ini:  SUPERB. Ini adalah jenis film yang ketika kita selesai nonton filmnya, kita tidak langsung melupakan film ini begitu saja. Gimana ya mendeskripsikannya? Yeah, intinya film ini adalah salah satu film yang sangat meninggalkan kesan yang dalam lah buat saya.

Film ini bercerita tentang sebuah keluarga — a dysfunctional family (yang sepertinya tema dysfunctional family ini selalu jadi tema film yang saya suka), dengan berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Ada ayah yang super ambisius dan membenci pecundang, ibu yang (paling normal) berusaha menjadi ibu yang baik dan menyatukan keluarganya, kakek mesum yang kecanduan ganja, kakak laki-laki pemuja Nietzche yang sedang puasa bicara demi cita-citanya masuk ke sekolah penerbangan, adik perempuan yang terobsesi pada kontes kecantikan, dan satu lagi, seorang paman gay yang baru saja gagal dalam usahanya bunuh diri akibat patah hati.

Lalu, si kecil Olive yang terobsesi pada kontes kecantikan ini mendapat kabar bahwa dia terpilih mewakili daerahnya dalam kontes kecantikan untuk anak kecil yang bernama Little Miss Sunshine. Satu keluarga ini pun (setelah melalui berbagai perdebatan) bersama-sama mengantarkannya ke tempat itu menggunakan mobil kuning butut yang suka mogok. Perjalanan pun dimulai dan banyak yang terjadi selama perjalanan tersebut. Lalu apa saja yang terjadi? Apakah mereka akan sampai tepat waktu? Bagaimana dengan kontes kecantikan tersebut? Tonton aja deh :p

My Opinion:
It’s a MUST-SEE movie. Bener deh, yang belum nonton, cepetan deh nonton film ini. Saya cinta semua yang ada di film ini. Akting pemainnya, dialog-dialognya yang cerdas, lucu, dan satir, adegan-adegannya, semuanya deh! Selain itu saya emang suka road movie — film yang menceritakan suatu perjalanan yang mengubah hidup tokoh-tokohnya.
Senangnya melihat berbagai macam kejadian yang menimpa keluarga kacau ini. Mulai dari mobil mereka yang baru bisa jalan kalau didorong dulu (dan mereka satu persatu berlari mengejar mobilnya agar bisa naik), kejadian yang menimpa kakek mereka *berusaha buat ga spoiler*, kejadian yang membuat Dwayne si kakak laki-laki akhirnya bicara (dan kata pertama yg dia ucapkan adalah Fuuuuuuuuckkkkkkkkk), bagaimana sang ayahnya yang membenci pecundang menemukan kenyataan bahwa dia tidak lebih dari pecundang, serta bagaimana semangatnya si oliv dalam acara kontes-kontesan ini.

Film ini bener-bener memberi pelajaran mengenai keluarga, bahwa, sejelek-jeleknya atau sekacau-kacaunya keluarga, mereka tetaplah keluarga kita, bagaimana kita harus menerima keluarga kita apa adanya. Tapi, kalo menurut saya, this movie is not another family movie. Film ini ‘lebih’ dari film-film keluarga yang udah ada sebelumnya. Selain soal keluarga, film ini juga menyindir kontes-kontes kecantikan yang ada saat ini dan menyindir orang-orang yang sangat terobsesi pada kecantikan.

Dan semua yang udah nonton pasti setuju kalo ending film ini merupakan adegan terbaik dari film ini. SAYA CINTA BANGET ENDINGNYA!! Endingnya bikin saya ketawa sampe nangis. Top lah! Salah satu ending terbaik yang pernah saya liat, kocak dan gak terduga.  Dan saya cinta banget Abigail Breslin (yang jadi Olive) di film ini. She’ll be the next rising star! Jadi, yang belum nonton film ini, ayo buru-buru beli dvd-nya (asli atau bajakan terserah) atau pinjem ke rental. Very recommended!

My Rating: 5 / 5

Read Full Post »