Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘loneliness’

*Review ini pertama kali ditulis 21 Desember 2009 di http://purisuka.multiply.com

Saya tertarik untuk baca buku ini waktu lagi milih-milih buku di batu api (tempat penyewaan buku). Karena tertarik dengan cover dan sinopsisnya, tanpa pikir panjang saya langsung pinjem buku ini, dan ternyata saya gak nyesel minjemnya, bukunya emang bagus ^^

Buku ini merupakan novelet, ada dua cerita di dalamnya, yang satu “Kitchen” (seperti judul novelnya) dan yang satu lagi “Moonlight Shadow”. Dua-duanya memiliki tema yang sama, yaitu tentang orang-orang yang mengalami kehilangan.

Cerita “Kitchen” menceritakan sosok perempuan muda bernama Mikage Sakurai. Hidupnya sebatang kara, orang tuanya meninggal saat ia masih kecil. Ia lalu tinggal dengan neneknya. Namun, saat menginjak usia kuliah, neneknya pun menyusul kepergian orang tuanya alias meninggal dunia. Sejak itu Mikage merasa dirinya benar-benar sebatang kara. Ia hanya menemukan kenyamanan di dapur. Dapur adalah satu-satunya tempat yang dapat membuatnya tidak merasa kesepian dan setelah neneknya meninggal setiap hari ia memilih untuk tidur di dapur.
Suatu hari datang seorang pemuda bernama Tanabe Yuichi. Yuichi adalah pemuda yang bekerja di toko bunga yang sering dikunjungi nenek Mikage. Yuichi sangat akrab dengan nenek Mikage dan ia menawarkan Mikage untuk tinggal di apartemennya bersama dia dan ibunya. Mikage pun menerima tawaran itu dan begitu datang ke apartemen Yuichi ia langsung menyukai dapur keluarga Tanabe. Ia juga berkenalan dengan Eriko Tanabe, ibu Yuichi yang sebenarnya adalah ayah kandung Yuichi yang memilih jadi transeksual sejak istrinya meninggal. Kehidupan Mikage pun mulai kembali ceria sejak tinggal bersama mereka berdua. Namun, setelah Mikage tidak tinggal bersama mereka lagi, Eriko kemudian meninggal dunia karena dibunuh seorang pria yang jatuh cinta padanya dan merasa tertipu saat mengetahui bahwa Eriko sebenarnya adalah Pria. Sejak itu, hubungan Mikage dan Yuichi menjadi kaku dan saling menjauh. Tapi kemudian mereka mulai bangkit dari kesedihan dan mulai mencairkan kekakuan hubungan mereka.

Cerita “Moonlight Shadow” juga bercerita tentang orang-orang yang kehilangan orang yang dicintai. Satsuki harus menerima kenyataan bahwa kekasihnya Hitoshi meninggalkannya karena kecelakaan mobil. Shu, adik Hitoshi, juga kehilangan kakak serta kekasihnya, Yumiko, yang meninggal dalam kecelakaan yang sama dengan Hitoshi. Sejak itu kekosongan menghantui mereka berdua. Satsuki mulai memiliki kebiasaan jogging setiap pagi. Sedangkan Shu, setelah kematian Yumiko jadi sering memakai seragam yang biasa dipakai oleh Yumiko (yang adalah seragam kelasi lengkap dengan rok). Setelah Satsuki bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Urara dan mengalami suatu kejadian ajaib yang melibatkan gadis itu, Satsuki dan Shu mulai bangkit dari kesedihan dan melanjutkan hidup mereka.

My Opinion:
Saya suka cerita buku ini. Ceritanya sebetulnya sederhana, tapi punya makna yang ‘dalem’ banget buat saya. Saya mengerti betul bahwa orang yang mengalami kehilangan orang yang disayangi selalu akan mengalami kekosongan dalam jiwanya. Kehilangan seseorang kadang-kadang terasa lebih menyedihkan dibandingkan jika kita yang meninggalkan orang-orang yang kita sayangi tersebut. Kadang-kadang saya sering merasa takut jika orang-orang yang saya sayangi satu persatu pergi meninggalkan saya.

Oke, cukup untuk curhat pribadinya. Seperti yang saya bilang, ceritanya sederhana, dalem, dan menyentuh. Saya suka bagaimana Mikage menggambarkan mengapa dapur adalah tempat yang tidak akan membuatnya kesepian. Saya juga suka melihat (atau membaca) interaksinya dengan Yuichi, seperti di bagian akhir saat Mikage nekad melintasi kota untuk bertemu Yuichi di tengah malam.
Cerita Moonlight Story juga cukup dalem dan menyentuh. Di sini diperlihatkan bagaimana orang-orang yang mengalami kehilangan tersebut lalu menemukan pelarian seperti pada Satsuki yang jadi sering lari pagi dan Shu yang kemudian suka memakai baju perempuan. Namun akhirnya mereka sadar, bahwa melakukan hal tersebut tidak membuat semuanya menjadi lebih baik melainkan hanya akan semakin menambah kesedihan saja. Pada akhirnya mereka sadar dan bangkit untuk maju dan memutuskan untuk tidak dikerangkeng oleh kesedihan tersebut. Cerita Moonlight Shadow ini mengajarkan kita agar dapat bangkit dari kesedihan dan kekosongan akibat kehilangan orang yang dicintai.

4 bintang dari saya. Terjemahannya sendiri enak banget dibaca dan ceritanya cukup singkat. Recommended! 🙂

My Rating: 4 / 5

Read Full Post »