Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘steve carell’


Katanya, cinta bisa membuat orang-orang mau melakukan hal-hal yang bisa disebut sebagai gila atau bodoh. Mungkin karena cinta jugalah, seorang pria bernama Cal Weaver (Steve Carell) mau melakukan hal gila seperti meniduri banyak wanita setelah istrinya, Emily (Julianne Moore), meminta cerai dan mengaku telah berselingkuh dengan lelaki lain. Hal gila yang dilakukan Cal tersebut semata-mata ia lakukan untuk membalas perbuatan istrinya. Namun, hal tersebut rupanya tidak berhasil menghapuskan perasaan cintanya pada Emily.

Salah satu bentuk kegilaan cinta yang lain juga ditunjukkan melalui tokoh Robbie (Jonah Bobo) yang tidak lain merupakan anak laki-laki Cal yang masih berusia 13 tahun. Ia jatuh cinta pada pengasuhnya sendiri, Jessica (Analeigh Tipton), yang lebih tua beberapa tahun darinya. Ia selalu percaya bahwa Jessica adalah soulmate-nya, dan berbagai cara (yang mungkin bisa dibilang bodoh dan gila) ia lakukan untuk menarik perhatian pengasuhnya tersebut.

Lalu terakhir, ada Jacob Palmer (Ryan Gosling), womanizer kelas kakap yang selalu berhasil merayu wanita untuk tidur dengannya. Dari karakter inilah, Cal belajar bagaimana cara merayu wanita. Namun, ada satu wanita yang tidak berhasil ditaklukkan oleh Jacob. Dia adalah Hannah (Emma Stone), yang nantinya akan mengubah Jacob menjadi orang yang benar-benar berbeda dari sebelumnya.

 

Well, jika kamu menyukai film-film bergenre komedi romantis, akan sangat disayangkan jika kamu melewatkan film ini. Film ini lucu, ringan, dan romantis. Pokoknya Crazy, Stupid, Love ini memiliki semua elemen yang wajib dimiliki sebuah komedi romantis (yang bagus). Film ini memiliki plot yang sama sekali gak kacangan, meskipun endingnya masih tergolong predictable. Film ini juga enak diikuti dan mudah dicerna, meskipun awalnya terkesan ribet karena menghadirkan banyak tokoh.

Film ini juga didukung oleh akting yang mumpuni dari aktor dan aktrisnya (baik yang senior maupun junior). Steve Carell berhasil menghidupkan perannya sebagai pria hopeless yang masih mencintai istrinya. Begitu juga dengan Julianne Moore si pemeran istri. Ryan Gosling (yang saya baru nyadar kalo dia ini ganteng, padahal udah nonton beberapa filmnya sebelumnya) juga menampilkan akting yang baik di sini, biarpun perannya menurut saya tergolong biasa. Emma Stone, suatu saat dia pasti akan menjadi seorang aktris besar Hollywood, meskipun tampangnya menurut saya agak nyeremin (tolong jangan bunuh aku, cowok-cowok penggemar Emma Stone). Dan jangan dilupakan karakter Robbie yang diperankan Jonah Bobo. Saya sempet gak percaya kalo dia ini anak kecil yang ada di film Zathura loh. Udah gede lagi ternyata  =)) Tapi akting yang paling mencuri perhatian di sini menurut saya adalah aktingnya Marisa Tomei yang berperan sebagai perempuan pertama yang berhasil dirayu oleh Cal. Meskipun cuma peran kecil, tapi dia berhasil menampilkan akting yang asik dan sangat mencuri perhatian di sini.

Tapi nih, menurut saya film ini gak segila judulnya. Filmnya tetep lucu sih, tapi menurut saya film ini masih bisa dibikin lebih lucu dan lebih gila lagi (terutama harus diperbaiki di bagian endingnya yang menurut saya agak klise). Namun, secara keseluruhan, saya suka dan lumayan menikmati film ini. Intinya sih, film ini mengajarkan agar kita tidak menyerah dalam memperjuangkan cinta kita. Mungkin dalam prosesnya kita akan jadi melakukan hal-hal yang gila atau bodoh seperti yang dilakukan tokoh-tokoh di film ini, tapi bukankah itu yang paling asik dari jatuh cinta? #eaa. Overall, film ini recommended, terutama buat kamu-kamu yang suka film bergenre komedi romantis 🙂

Rating : 1 2 3 3,5 4 5

Advertisements

Read Full Post »

Film ini adalah salah satu film yang sangat berkesan buat saya. Nontonnya udah lama, waktu SMA, dan sampe sekarang masih sering saya tonton ulang. Buat saya film ini:  SUPERB. Ini adalah jenis film yang ketika kita selesai nonton filmnya, kita tidak langsung melupakan film ini begitu saja. Gimana ya mendeskripsikannya? Yeah, intinya film ini adalah salah satu film yang sangat meninggalkan kesan yang dalam lah buat saya.

Film ini bercerita tentang sebuah keluarga — a dysfunctional family (yang sepertinya tema dysfunctional family ini selalu jadi tema film yang saya suka), dengan berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Ada ayah yang super ambisius dan membenci pecundang, ibu yang (paling normal) berusaha menjadi ibu yang baik dan menyatukan keluarganya, kakek mesum yang kecanduan ganja, kakak laki-laki pemuja Nietzche yang sedang puasa bicara demi cita-citanya masuk ke sekolah penerbangan, adik perempuan yang terobsesi pada kontes kecantikan, dan satu lagi, seorang paman gay yang baru saja gagal dalam usahanya bunuh diri akibat patah hati.

Lalu, si kecil Olive yang terobsesi pada kontes kecantikan ini mendapat kabar bahwa dia terpilih mewakili daerahnya dalam kontes kecantikan untuk anak kecil yang bernama Little Miss Sunshine. Satu keluarga ini pun (setelah melalui berbagai perdebatan) bersama-sama mengantarkannya ke tempat itu menggunakan mobil kuning butut yang suka mogok. Perjalanan pun dimulai dan banyak yang terjadi selama perjalanan tersebut. Lalu apa saja yang terjadi? Apakah mereka akan sampai tepat waktu? Bagaimana dengan kontes kecantikan tersebut? Tonton aja deh :p

My Opinion:
It’s a MUST-SEE movie. Bener deh, yang belum nonton, cepetan deh nonton film ini. Saya cinta semua yang ada di film ini. Akting pemainnya, dialog-dialognya yang cerdas, lucu, dan satir, adegan-adegannya, semuanya deh! Selain itu saya emang suka road movie — film yang menceritakan suatu perjalanan yang mengubah hidup tokoh-tokohnya.
Senangnya melihat berbagai macam kejadian yang menimpa keluarga kacau ini. Mulai dari mobil mereka yang baru bisa jalan kalau didorong dulu (dan mereka satu persatu berlari mengejar mobilnya agar bisa naik), kejadian yang menimpa kakek mereka *berusaha buat ga spoiler*, kejadian yang membuat Dwayne si kakak laki-laki akhirnya bicara (dan kata pertama yg dia ucapkan adalah Fuuuuuuuuckkkkkkkkk), bagaimana sang ayahnya yang membenci pecundang menemukan kenyataan bahwa dia tidak lebih dari pecundang, serta bagaimana semangatnya si oliv dalam acara kontes-kontesan ini.

Film ini bener-bener memberi pelajaran mengenai keluarga, bahwa, sejelek-jeleknya atau sekacau-kacaunya keluarga, mereka tetaplah keluarga kita, bagaimana kita harus menerima keluarga kita apa adanya. Tapi, kalo menurut saya, this movie is not another family movie. Film ini ‘lebih’ dari film-film keluarga yang udah ada sebelumnya. Selain soal keluarga, film ini juga menyindir kontes-kontes kecantikan yang ada saat ini dan menyindir orang-orang yang sangat terobsesi pada kecantikan.

Dan semua yang udah nonton pasti setuju kalo ending film ini merupakan adegan terbaik dari film ini. SAYA CINTA BANGET ENDINGNYA!! Endingnya bikin saya ketawa sampe nangis. Top lah! Salah satu ending terbaik yang pernah saya liat, kocak dan gak terduga.  Dan saya cinta banget Abigail Breslin (yang jadi Olive) di film ini. She’ll be the next rising star! Jadi, yang belum nonton film ini, ayo buru-buru beli dvd-nya (asli atau bajakan terserah) atau pinjem ke rental. Very recommended!

My Rating: 5 / 5

Read Full Post »