Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘takahashi katsumi’

bibliaposterSetiap buku pasti memiliki cerita. Cerita tersebut tidak hanya cerita yang ada di dalamnya saja, tapi juga di luarnya. Terutama untuk buku lama, yang memiliki kemungkinan pernah berpindah-pindah tangan. Dengan melihat sebuah buku, kita mungkin bisa menebak-nebak seperti apa pemiliknya atau kenangannya bersama buku tersebut. Yak, hal itulah yang menjadi keahlian dari Shinokawa Shioriko (Gouriki Ayame), gadis muda yang merupakan owner dari sebuah toko buku antik bernama Biblia. Kita pertama kali melihat kemampuannya ketika seorang pria jangkung bernama Goura Daisuke (AKIRA) suatu hari datang ke tokonya. Pria tersebut baru kehilangan neneknya yang meninggal karena sakit. Sang nenek meninggalkan bertumpuk-tumpuk buku kepadanya. Salah satu buku yang ditinggalkannya memiliki tanda tangan Soseki Natsume (penulis besar Jepang) di dalamnya. Untuk mengetahui keaslian tanda tangan tersebut, Daisuke datang ke Biblia, toko yang tidak sengaja dilihatnya di jalan, dan meminta tolong kepada sang owner, Shioriko. Singkat cerita, melalui segala hal yang ada pada buku tersebut (price tag dsb) beserta informasi yang diberikan Daisuke, Shioriko dapat mengetahui bukan hanya mengenai keaslian tanda tangan tersebut, tapi juga rahasia besar yang disimpan nenek Daisuke selama berpuluh-puluh tahun. Sebuah rahasia yang sama sekali tidak diketahui Daisuke meskipun memiliki kaitan dengannya. Setelah kejadian tersebut, Shioriko menawari Daisuke untuk bekerja di tokonya. Kebetulan pada saat itu Daisuke tidak memiliki pekerjaan sehingga ia pun menerima tawaran Shioriko, meskipun sebenarnya ia tidak menyukai buku dan tidak bisa membaca buku (selalu pusing-pusing setiap membaca buku). Bersama-sama, mereka berdua memecahkan kasus-kasus yang berhubungan dengan buku lama. Kasus-kasus yang berhubungan dengan buku apa sajakah itu? Tonton aja deh 😀

biblia1Awalnya saya agak malas ketika mau nonton dorama ini karena pemeran utamanya Gouriki Ayame. Akting annoying-nya membuat saya malas melanjutkan menonton dorama Mirai Nikki. Tapi dorama ini punya tema yang menarik perhatian saya (buku lama+misteri!), jadi coba ditonton deh. Dan saya gak nyesel karena memutuskan nonton ini. Suka ❤ Well, sebenarnya dorama ini gak istimewa-istimewa amat sih, tapi saya sangat menikmati menonton dorama ini. Kasus-kasus yang dihadirkan menurut saya hampir semuanya menarik. Meskipun bukan kasus-kasus yang tergolong luar biasa, tapi saya menyukai bagaimana kasus-kasus tersebut dihubungan dengan buku. Yang saya suka lagi, dorama ini fokus dengan problem solving dan gak ngelantur ke mana-mana. Kalau dibandingkan dengan dorama lain, dorama ini mengingatkan saya pada dorama Kagi no Kakatta Heya (tema terletak pada kasus + fokus sama problem solving). Wajar sih karena penulis skenarionya sama, yaitu Aizawa Tomoko. Jadi mungkin kamu akan menyukai dorama ini juga jika kamu menyukai Kagiheya.

biblia2Ada satu buku (atau satu pengarang) yang menjadi fokus cerita di setiap episodenya (tapi ada juga yang sampai dua episode). Dan setiap nonton episode-episode di Biblia ini saya selalu sukses dibikin mupeng pengan bacain buku-buku yang disebut-sebut di dorama ini (terutama buku-buku pengarang Jepang yang gak diterbitin di sini). Setiap kasus berdiri sendiri dan tidak terlalu memiliki kaitan satu sama lain. Namun, seperti dorama misteri pada umumnya, ada satu kasus utama yang petunjuk-petunjuknya disajikan sedikit-sedikit di setiap episodenya, yaitu kasus yang berhubungan dengan ibunya Shioriko yang menghilang sepuluh tahun yang lalu. Sama seperti Shioriko, sang ibu juga memiliki kecerdasan yang luar biasa mengenai dunia buku dan sepertinya menghilang karena buku juga. Untuk kasus yang berhubungan dengan ibunya ini, sampai akhir masih agak-agak menggantung. Dan misteri mengenai sang ibu ini menurut saya masih kalah dengan misteri pada episode-episode yang biasa dan tidak terlalu membuat saya penasaran. Melalui karakter sang ibu dan juga karakter-karakter lainnya, kita bisa melihat berbagai macam karakter manusia yang bisa berubah karena buku. Kadang, ada orang yang mau berbuat kriminal demi mendapatkan buku yang bernilai langka. Kadang saya seperti Daisuke, gak habis pikir kenapa ada orang yang segitunya sama buku. Well, tapi orang-orang seperti itu mungkin memang ada di dunia nyata. Yang jelas saya bersyukur kecintaan saya sama buku masih taraf normal dan gak kayak beberapa tokoh di dorama ini, hehe (tapi saya mau dong bisa sepinter Shioriko) 😀

biblia3Mengenai castnya, tadi saya bilang kalo saya gak suka Gouriki Ayame karena akting annoyingnya di Mirai Nikki. Tapi menurut saya dia berakting baik di sini sebagai Shioriko. Beruntung karena karakter Shioriko ini ceritanya tenang dan pemalu, sehingga dia gak berisik kayak di Mirai Nikki di sini. Dan karakternya di sini pun cukup lovable. Akira (member grup Exile) berakting baik juga di sini sebagai partner Shioriko (dan kenapa Akira tiba-tiba jadi ganteng di sini?). Begitu juga dengan Takahashi Katsumi, meskipun menurut saya karakternya tidak sebegitu menonjol meskipun dia ikut mejeng di posternya (gak kayak di Kagiheya, di mana porsi tiga pemeran utamanya terlihat adil, di sini keliatannya cuma Shioriko+Daisuke doang yang banyak). Selain tiga pemain utama itu, yang paling menarik perhatian di sini menurut saya adalah Suzuki Kosuke yang berperan sebagai teman Daisuke yang merupakan pemilik kafe (comedic relief dorama ini). Para bintang tamu pada dorama ini pun aktingnya bagus-bagus, seperti Nakamura Shido, Sato Eriko, Iura Arata, dan lain-lain.

Well, meskipun memiliki beberapa kekurangan, secara keseluruhan saya sangat menyukai dorama ini. Sangat cocok ditonton pecinta buku sekaligus pecinta cerita misteri. 4 bintang 🙂

Rating : 1 2 3 4 5

Read Full Post »