Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘truman capote’

*Review ini pertama kali ditulis 21 November 2009 di http://purisuka.multiply.com

Buku ini saya baca beberapa hari yang lalu, pinjem dari tempat penyewaan buku Batu Api (dasar ga modal). Dari dulu penasaran karena buku ini merupakan asal mula film klasik terkenal berjudul sama yang dibintangi Audrey Hepburn. Kebetulan, beberapa minggu sebelumnya saya beli dvd film itu tapi belum sempet saya tonton. Jadi, lebih baik saya baca bukunya dulu aja baru nonton filmnya.

Novel ini bercerita tentang perempuan bernama Holly Golightly (di filmnya diperankan oleh Audrey Hepburn), perempuan misterius yang punya masa kecil kelam. Ia menikah di usia 14 tahun dan pada usia itu pula ia kabur dari rumah (suami)nya. Holly adalah perempuan berjiwa bebas, banyak pria yang memujanya. Ia sering mengadakan pesta di rumahnya, berteman dengan banyak laki-laki, dikira sebagai gadis panggilan bahkan dianggap kaki tangan mafia. Novel ini menceritakan tentang lika-liku kehidupan Holly, perempuan dengan kepribadian unik dan cerewet, melalui sudut pandang tokoh ‘aku’ (yang di filmnya bernama Paul Varjak), pria yang tinggal di apartemen yang sama dengannya dan akhirnya bersahabat dengan Holly. Untuk cerita selengkapnya, baca aja deh bukunya :p

My Opinion:
Novelnya lumayan menarik untuk dibaca. Saya suka bagaimana karakter Holly digambarkan melalui sosok ‘aku’, dan saya juga suka melihat interaksi antara mereka berdua. Dan yeah, saya suka banget sama karakter Holly Golightly ini. Karakternya unik meskipun dia agak seenaknya, sangat pantas kalo karakternya disebut-sebut sebagai salah satu ikon fiksi di dunia sastra/perfilman.

Setelah beres baca bukunya, saya langsung nonton versi filmnya. Cukup banyak perbedaan antara bukunya dengan filmnya. Cerita filmnya lebih disederhanakan, beberapa adegan di bukunya dihilangkan tapi gak mengganggu jalan cerita film itu sendiri. Saya suka banget sama akting Audrey Hepburn, dia betul-betul cocok memerankan karakter Holly Golightly ini, meskipun kabarnya Truman Capote tidak setuju dengan pemilihan cast-nya ini karena dia menginginkan Marilyn Monroe sebagai Holly. Ending pada bukunya yang dibuat menggantung di filmnya berubah jadi happy ending antara tokoh Holly dengan Paul (si tokoh ‘aku’ kalo di buku).

Btw, meskipun judul novelnya sendiri adalah Breakfast at Tiffany’s, tapi di sepanjang bukunya sama sekali gak diceritakan ada adegan Holly sarapan di tempat itu. Berbeda dengan filmnya yang di adegan awal menampilkan Holly sarapan croissant di depan toko perhiasan Tiffany’s itu, di bukunya cuma diceritakan tentang kekaguman Holly terhadap tempat itu. Ja, segitu aja reviewnya. 3,5 bintang dari saya.

My Rating: 3,5 / 5

Read Full Post »