Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘music’ Category

Memorable scene kali ini merupakan salah satu adegan dari dorama Moteki (2010). Moteki bercerita tentang Fujimoto Yukiyo (Moriyama Mirai), seorang laki-laki  berusia 30 tahun yang tiba-tiba mengalami moteki alias masa di mana ia tiba-tiba menjadi populer di kalangan lawan jenisnya. Tiga orang perempuan cantik yang pernah dikenalnya tiba-tiba memasuki kehidupannya. Salah satunya adalah Itsuka, perempuan tomboy yang punya hobi yang sama dengan Yukio (membaca manga dan mendengarkan musik). Itsuka (yang diperankan oleh salah satu aktris Jepang favorit saya, Mitsushima Hikari) adalah karakter cewek yang paling saya suka di dorama ini. Dan dia selalu berhasil mencuri perhatian di setiap adegan yang ada dia-nya. Video di bawah ini menurut saya adalah adegan terbaik Mitsushima Hikari di dorama ini. Adegan ini diambil dari episode 6. Ceritanya Itsuka baru saja selesai  menangis dan curhat selama kurang lebih dua jam kepada Yukiyo. Ia menceritakan hal-hal yang terjadi pada dirinya selama dua tahun belakangan ini, yaitu hal-hal yang berhubungan dengan Shimada (Arai Hirofumi) dan Sumida-san (Lily Franky). Setelah selesai curhat, Yukiyo menyeret Itsuka ke tempat karaoke, tempat di mana Shimada dan Sumida-san sedang berada saat itu. Yukio menyuruh Itsuka untuk bernyanyi satu lagu yang disukainya dan melampiaskan segala perasaan kesal dan marahnya dengan berkaraoke. Itsuka sendiri sebenarnya sangat membenci karaoke, karena ia tidak menyukai lagu-lagu yang biasa dibawakan teman-temannya ketika berkaraoke. Namun, atas paksaan Yukiyo, akhirnya ia mau juga berkaraoke (meskipun cuma satu lagu). Yosh, mari kita lihat adegannya 😀

Apa yang menarik dari adegan ini? Pertama-tama tentu saja akting Mitsushima Hikari yang benar-benar keren. Coba lihat perubahan ekspresinya dari awal sampai akhir. Pada awalnya ia terlihat malu-malu dan bernyanyi dengan suara yang sangat kecil dan bergetar, tapi lama-kelamaan akhirnya ia berani juga untuk melampiaskan segala perasaan yang berkecamuk di hatinya dengan sangat keren. Yang menarik kedua adalah lagu yang dinyanyikan Itsuka. Lagu tersebut berjudul “Rock ‘n’ Roll wa Nariyamanai“/”Rock ‘n’ Roll Won’t Stop Ringing” yang dibawakan oleh band bernama Shinsei Kamattechan (fyi, band ini sempat menjadi cameo di Moteki versi movie). Lagu tersebut menurut saya adalah lagu yang sangat keren dengan lirik yang tidak kalah menarik (terjemahan lirik bahasa Inggrisnya bisa dibaca di sini). Dan yang jelas, lagu tersebut sangat berhasil menjelaskan selera musik Itsuka yang memang sangat berbeda dengan orang-orang (terutama perempuan) kebanyakan.

Ja, sebagai bonus saya tampilkan video salah satu penampilan live Shinsei Kamattechan ketika membawakan lagu ini (credit: iketaneet@youtube). Enjoy 🙂

Advertisements

Read Full Post »

Yo! Sejak postingan yang ini, sudah lama saya tidak menambah postingan baru di kategori Memorable Scene. Padahal banyak banget memorable scene dari berbagai macam film yang pengen saya bagi di sini. Tapi apa daya, saya selalu terserang penyakit males akut tiap niat ngepost itu (ngereview aja udah makin males sekarang :p). Mumpung lagi gak males dan tiba-tiba keingetan, sekarang saya mau ngebagi salah satu scene favorit saya dari film Jepang berjudul Linda Linda Linda (review singkatnya bisa dibaca di sini).

Linda Linda Linda (Japan, 2005)

Starring: Kashii Yu, Maeda Aki, Bae Doona, Sekine Shiori

Credit: ireul114@youtube

Adegan ending (jadi kalo belum nonton sebaiknya video di atas tidak usah dilihat jika tidak mau kenikmatan nontonnya terganggu) tersebut adalah salah satu adegan yang paling berkesan dari film ini. Adegan ini adalah adegan ketika Paranmaum (nama band sekolah yg menjadi fokus utama film ini) akhirnya berhasil tampil di panggung acara festival sekolah setelah mengalami berbagai kejadian, seperti kehujanan. Karena telat dan kehujanan, maka penampilan mereka pun terkesan seadanya (rambut basah dan kostum yang hanya seragam sekolah). Namun, meskipun seadanya, penampilan mereka sangat menyenangkan untuk dilihat. Memang, dari segi musikalitas, musikalitas yang mereka tampilkan tergolong biasa-biasa saja dan tidak ‘canggih’. Suara Bae Doona sang vokalis pun bukan tipe suara yang bagus-bagus amat. Namun, menonton penampilan ini membuat saya  merasa bersemangat dan  ingin menjadi bagian dari penonton lalu ikut loncat-loncat bersama mereka.  Dan setelah menonton adegan ini (atau filmnya secara keseluruhan), saya langsung terngiang-ngiang terus sama lagu berjudul Linda Linda yang mereka bawakan. Oh iya, setelah lagu ini masih ada satu lagu lagi sih, tapi yang saya tampilin di sini yg Linda Linda aja ya 😀

Tambahan, lagu ini juga memiliki sebuah music video yang memiliki sedikit perbedaan pada bagian musiknya dengan penampilan di atas. Ini dia music video-nya:

Credit: yuji82@youtube

Sekalian, ini lagu Linda Linda yang dibawakan oleh penyanyi aslinya, The Blue Hearts. Sebelum ada film Linda Linda Linda, lagu ini sudah termasuk populer sejak lama di Jepang.

Credit: chimalogy@youtube

Read Full Post »

Yak, akhirnya saya memberanikan diri untuk membuat review dari album ini. Ini review musik pertama saya, dan terus terang saya gak pede banget buat bikin review tentang musik, berhubung saya ini cuma penikmat musik amatir dan sampai sekarang masih sering mengalami kesulitan dalam membedakan berbagai genre musik. But, saya berusaha keras membuat review ini. Berhubung ini review dari album band kesayangan saya, Tokyo Jihen, yang udah saya kagumi sejak tahun 2008 lalu.

Album SPORTS ini adalah album Tokyo Jihen (atau bisa juga disebut Tokyo Incidents) yang ke-4. Judulnya sendiri memiliki hubungan dengan judul-judul album sebelumnya, yaitu Kyouiku (Education), Adult, dan Variety, yang semuanya merupakan genre-genre acara televisi. Album ini dirilis pada tanggal 24 Februari 2010 kemarin. Tapi fans mereka sangat beruntung karena album ini sudah beredar di internet kira-kira seminggu sebelum tanggal perilisannya. Siapapun itu yang menguploadnya, sembah sujud deh saya *halah*.

Sebelum membahas album SPORTS ini, mungkin lebih baik saya membahas Tokyo Jihen-nya dulu. Band macam apa sih Tokyo Jihen itu? Kenapa saya bisa segitu tergila-gilanya sama band Jepang satu ini? *halah yg ini kagak perlu ditanya keknya :p* Well, Tokyo Jihen ini adalah sebuah band yang dibentuk oleh Shiina Ringo, seorang penyanyi solo wanita terkenal di Jepang yang meninggalkan karir solo-nya dengan membentuk band ini. Unik bukan? Biasanya para musisi yang saya tahu awalnya berkarir di band dulu sebelum akhirnya memilih untuk solo karir. Kalau Shiina Ringo, ia solo dulu baru bikin band. Well, Shiina Ringo sendiri tampaknya gak main-main dalam membentuk band ini. Member-member yang dipilihnya adalah musisi-musisi handal Jepang (contohnya: bassist band ini, Kameda, adalah produser musik yang cukup terkemuka di Jepang). Sehingga band ini pun memiliki musikalitas yang sangat hebat. Kalo ditanya genre Tokyo Jihen itu apa? Saya rasa susah untuk menggambarkan jenis musik mereka karena mereka sering mencampurkan berbagai genre musik, yang membuat band ini semakin unik. Tapi secara keseluruhan Tokyo Jihen memiliki genre fusion jazz, karena Tokyo Jihen memiliki genre utama jazz yang juga dicampur dengan genre-genre lain seperti rock.

SPORTS sendiri memiliki lagu berjumlah 13 lagu. Dua di antaranya, Senko Shoujo dan Noudouteki Sanpunkan sudah rilis terlebih dahulu sebagai single. Pembuka lagu ini adalah Ikiru (Living), sebuah lagu yang dibawakan secara a capella. Well, ini adalah lagu Tokyo Jihen yang pertama yang dibawakan secara a capella (tapi tidak penuh a capella karena menjelang akhir mulai terdengar suara alat musik satu persatu). Dan lagu ini bener-bener bikin saya merinding! Sebuah pembuka yang bagus untuk album ini. Dilanjutkan dengan lagu Denpa Tsuushin (Radio Communication), yang nge-rock dengan dipadu music elektronik. Ini adalah salah satu track favorit saya, karena komposisinya begitu dahsyat dan unik. Track ke-3 adalah Season Sayonara (Season Goodbye), dan dilanjut dengan track ke-4 yang berjudul Kachi Ikusa (Victory). Well, Kachi Ikusa ini adalah salah satu track favorit saya juga. Lagunya sangat asik didengar serta didukung oleh lirik (yang semuanya bahasa Inggris) yang bagus (well, pelafalan bahasa Inggris Shiina Ringo juga lumayan lancar). Track ke-5 F.O.U.L, amat nge-rock dan kalau pertama didengar terkesan gak easy listening karena berisik, tapi lama-lama lagu ini jadi amat sangat bikin kecanduan. Lagu ini sedikit mengingatkan saya pada lagu Service yang ada di album Kyouiku, sama-sama asik dan ngerock abis. Track ke-6 adalah Utten Kekkou (Rainy Action), cukup easy listening dan suara Shiina Ringo terdengar sangat imut di sini ^^ Track 7, Noudouteki Sanpunkan (An Active Three Minutes), sesuai judulnya memiliki durasi tepat tiga menit! Lagu ini sudah keluar sebelumnya sebagai single, dan pv-nya sendiri sangat menarik karena di pv ini kita bisa menyaksikan Shiina Ringo dan member Tokyo Jihen lainnya melakukan gerakan moonwalk yang terkenal sebagai gerakan khas sang king of pop Michael Jackson. Track ke-8, Zettai Zetsumei (Desperate Situation), adalah lagu yang paling saya sukai di album ini. Suara Shiina Ringo di bagian awal terdengar imut, dan entah kenapa lagu ini, semakin sering didengar rasanya semakin enak ^^ Track ke-9, F.A.I.R, berirama jazz yang sangat nyaman di telinga. Noriki (Anxiety), sebagai track ke-10, juga enak didengar, dan lagu ini memiliki sound yang membuat suasananya seperti suasana film horror *err….gimana ya menggambarkannya?*. Track 11, Sweet Spot, memiliki kesamaan dengan Kachi Ikusa karena liriknya ditulis dalam bahasa Inggris. Lagu ini memiliki irama R & B, dan suara Shiina Ringo di lagu ini sangat memanjakan telinga. Entah kenapa denger lagu ini bikin saya jadi merasa seksi *halah*.  Senko Shoujo (Flash Girl), yang merupakan track ke-12, sangat asik didengar, pv-nya juga lumayan unik. Terakhir, track ke-13 adalah Kimaru (Dying), lagunya lumayan lambat dan sangat cocok sebagai lagu pengantar tidur. Di antara ke-13 lagu di album ini, ini adalah lagu yang paling jarang saya dengar (mungkin karena saya gak begitu suka lagu yang lambat). Tapi meskipun lambat, lagu ini memiliki musik yang bagus 🙂

Secara keseluruhan, ini adalah album yang sangat bagus dan memuaskan. Favorit saya di album ini adalah Zettai Zetsumei, Denpa Tsuushin, Noudouteki Sanpunkan, Sweet Spot, Kachi Ikusa. Lagu-lagu lainnya pun sama-sama keren dan enak buat didenger. Saya kasih 4,5 bintang deh.

Rating : 1 2 3 4,5 5

Read Full Post »